Poliklinik Anak

Poliklinik Anak merupakan salah satu unit pelayanan di rumah sakit yang khusus menangani pemeriksaan, pengobatan, dan pencegahan penyakit pada bayi, anak-anak, hingga remaja (biasanya hingga usia 18 tahun).

Berikut adalah fungsi-fungsi utama dari Poliklinik Anak:

1. Pelayanan Kuratif (Pengobatan)

Fungsi utama adalah mendiagnosis dan mengobati berbagai penyakit yang umum maupun spesifik pada anak, seperti:

  • Infeksi saluran pernapasan (batuk, pilek, asma).

  • Masalah pencernaan (diare, sembelit).

  • Penyakit infeksi (demam berdarah, tipes, campak).

  • Penyakit kulit dan alergi pada anak.

2. Pelayanan Preventif (Pencegahan)

Poliklinik ini juga berfokus pada upaya pencegahan agar anak tetap sehat melalui:

  • Imunisasi/Vaksinasi: Pemberian vaksin dasar dan tambahan sesuai jadwal usia anak.

  • Edukasi Gizi: Konsultasi mengenai pemberian ASI eksklusif, MPASI, dan pemenuhan gizi seimbang.

3. Pemantauan Tumbuh Kembang

Dokter spesialis anak (pediatri) memantau apakah pertumbuhan fisik dan perkembangan mental anak berjalan sesuai usianya, meliputi:

  • Pertumbuhan: Berat badan (BB), tinggi badan (TB), dan lingkar kepala.

  • Perkembangan: Kemampuan motorik, bicara, sensorik, dan sosialisasi.

  • Deteksi Dini: Menemukan adanya keterlambatan perkembangan atau gangguan seperti stunting atau autisme sejak dini.

4. Konsultasi dan Edukasi Orang Tua

Poliklinik menjadi wadah bagi orang tua untuk berkonsultasi mengenai pola asuh, kesehatan lingkungan bagi anak, serta cara menangani anak yang sedang sakit di rumah.

5. Rujukan Spesialistik (Sub-Spesialis)

Jika ditemukan masalah kesehatan yang lebih kompleks, Poliklinik Anak berfungsi sebagai pintu pertama untuk merujuk pasien ke subspesialis yang lebih spesifik, seperti:

  • Kardiologi Anak (Jantung).

  • Neurologi Anak (Saraf/Kejang).

  • Endokrinologi Anak (Hormon/Diabetes Anak).

  • Psikologi/Psikiatri Anak.

Related posts

Leave a Comment